Assad: AS Akan Menghadapi Skenario Perang Vietnam Di Suriah

Publikasi: Selasa, 20 Syawwal 1434 H / 27 Agustus 2013 16:21

Assad: AS Akan Menghadapi Skenario Perang Vietnam Di Suriah

PIC:Illustrasi/ALLBLOG/sr

SABILAROSYAD.COM – Presiden Suriah Bashar al-Assad memperingatkan Amerika Serikat pada hari Senin (26/08), mengatakan Washington akan berhadapan dengan skenario perang Vietnam lagi jika memilih untuk mengintervensi militer di negara yang sedang dilanda konflik setelah tuduhan bahwa rezimnya telah menggunakan senjata kimia dalam serangan di Ghouta dipinggir kota Damaskus  minggu lalu.

“Kegagalan menunggu Amerika Serikat seperti dalam semua perang-perang sebelumnya.Dimulai dengan Vietnam dan sampai hari ini,” demikian pernyataan Assad seperti dikutip Reuters. Assad mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan surat kabar Rusia.

Sementara Assad menyangkal bahwa pasukan Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam serangan ke Ghouta sebuah kota di pinggir Damaskus di mana ratusan warga sipil dilaporkan tewas. Ia mengatakan “Washington akan dikalahkan jika mengintervensi negaranya.”

“Apakah sebuah pemerintahan akan menggunakaan senjata kimia atau senjata pemusnah massal lainnya di tempat di mana pasukan nya sendiri berada dilokasi itu? Itu sangat bertentangan dengan logika dasar, “katanya kepada surat kabar Rusia Izvestia.

Assad saat wawancara dengan sebuah surat kabar Rusia

Assad saat wawancara dengan sebuah surat kabar Rusia

Rusia, sekutu internasional Assad yang paling kuat dan merupakan pemasok senjata utama untuk militer Suriah, mengatakan bahwa kelompok oposisi mungkin berada di balik serangan senjata kimia tersebut dan bukan rezim Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan intervensi di Suriah tanpa resolusi Dewan Keamanan PBB akan menjadi pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan masih akan mungkin untuk menanggapi serangan senjata kimia tanpa izin Dewan Keamanan PBB. Cina dan Rusia kemungkinan akan memveto pemungutan suara Dewan Keamanan.

ar/sabilarosyad.com